Rumus Fungsi Linear Metode Dua Titik dan Metode Titik dan Koefisien Garis





Fungsi linear adalah sebuah fungsi yang mempunyai variabel bebas paling tinggi berpangkat satu.


Membentuk rumus fungsi linear 

Metode Dua Titik

Misalkan ada dua titik yaitu A (X1, Y1) dan titik B (X2, Y2), maka persamaan fungsinya  :

(Y-Y1)/(Y2-Y1) = (X-X1)/(X2-X1)

contoh soal : 

diketahui titik A (-3,5) dan titik B (4,3). Tentukan persamaan fungsi linearnya.

Penyelesaian :

(Y-Y1)/(Y2-Y1) = (X-X1)/(X2-X1)

(Y-5)/(3-5) = (X-(-3))/(4-(-3))

(Y-5)/-2 = (X+3)/7

7(Y-5) = -2(X+3)

7Y - 35 = -2X - 6

7Y = -2X - 6 + 35

7Y = -2X + 29

  Y = -2X + 29 

               7

  Y = -0,29X + 4,14


Metode titik dan koefesien garis

Pada metode ini menggunakan satu titik dan koefisien garis yang di beri simbol (b). Rumus yang digunakan adalah :

Y-Y1 = b (X-X1)

sehingga disini nilai koefisien arah garis :

b = (Y2-Y1) / (X2-X1)

Contoh soal 

diketahui titik B (-9,5) dan titik C(4,3) buatlah persamaan fungsi linear menggunakan metode titik dan koefesien garis.

Penyelesaian :

b = (Y2-Y1)/(X2-X1)

b = (3-5) / (4-(-9))

b = -2 / 13

b = -0,15

 

Y - Y1 = b (X-X1)

Y - 5 = -0,15 (X + 9)

Y - 5 = -0,15X - 1,35

     Y = -0,15X - 1,35 + 5

     Y = -0,15X + 3,65


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Proses Bisnis Pengembangan Sistem Entry Barang Spare Part